Kebaya Kartini
Dikenal sebagai ‘warisan’ yang dikenakan oleh perempuan ningrat semasa era R.A. Kartini. Masyarakat mencatatnya sebagai Kebaya Kartini. Mirip dengan Kebaya Encim, namun memakai aksen lipatan pada bagian dada, panjang kebaya menutup panggul. Memiliki ciri khas berupa lipatan kerah yang sangat popular membentuk garis vertikal berkesan meninggikan dan merampingkan pemakainya. Kesan klasik dikuatkan dengan long torso atau korset terpisah. Penambahan stolla menjadikan kebaya Kartini tampil lebih modern.
Kebaya Kutubaru
Siluet Kebaya Kutubaru ini ditampilkan dalam bentuk gier (lapisan bagian tengah muka kebaya) dan sebagai pembatasnya menggunakan kutubaru (kait benang). Potongan kebaya seperti ini lebih berkesan standar dengan lengan sedikit pas. Lazimnya busana kebaya Kutubaru menggunakan tambahan korset atau long torso yang terpisah dari kebaya.
Kebaya Buka Depan
Siluet kebaya ini menggunakan potongan kerah yang umum dipakai, yakni sedikit rendah dengan bukaan kancing sengkelit depan dan siluet kebaya yang melingkar ke belakang. Desain kebaya ini berkesan sedikit modern dnegan menggunakan bahan tulle yang diaplikasi dengan French lace. Pada saat dikenakan biasanya menggunakan bustier atau korset yang terpisah.
Baju Kurung
Berawal dari busana tradisional khas Sumatera yang sangat kuat tradisi akar budaya Islami dimana baju kurung tersebut dibuat tidak begitu pas di badan dan dengan bukaan belakang. Bermodel simple layaknya sebuah blus, biasanya menggunakan voring sebagai lapisan agar kulit tertutup.
Selasa, 23 Desember 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar