Diawali dengan keberhasilan menjadi finalis dalam Lomba Perancang Mode yang diselenggarakan oleh Majalah Femina, karier Aa (panggilan Rachmat Faisal) melesat cepat. Potensi dan kedekatan Aa dengan pelanggan yang umumnya selebriti dan istri pejabat, makin memuluskan jalan di dunia mode.
Setelah sempat menggelar busana di Belanda, Aa menjadi perancang kepercayaan salah satu kerabat Kerajaan Brunei Darussalam. Lima tahun terakhir, Aa fokus merancang kebaya pengantin lengkap. Selembar kebaya karya Aa menjadi kaya makna dan membuat siapapun yang mengenakannya tampil penuh aura.
Tanpa banyak diekspos, kiprahnya di dunia mode menjadikannya salah satu desainer kebanggaan Indonesia. Dengan penuh syukur, Aa mengajarkan untuk tawadu’. Menerapkan ilmu padi. Semakin tinggi dan berisi, tapi tetap membumi dan peduli.
Bagi keluarga besar WI Lovers, Aa merupakan pribadi yang menyenangkan. Program Spirit Ramadhan 2006 dan Final Ibu Kesayangan WI Lovers 2007, menjadi kenangan yang tidak akan pernah terlupakan.
Selamat jalan Aa, kami telah dan akan selalu mendoakanmu.
*WS dan BH*
Dikutip dari tabloid Wanita Indonesia, edisi 932/Oktober 2007.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar